{"id":135,"date":"2025-12-15T09:07:00","date_gmt":"2025-12-15T02:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/?p=135"},"modified":"2025-12-11T16:29:29","modified_gmt":"2025-12-11T09:29:29","slug":"perbedaan-ram-dan-rom","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/","title":{"rendered":"Perbedaan RAM dan ROM"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia teknologi yang serba cepat, istilah-istilah seperti RAM dan ROM sering kali bertebaran di spesifikasi perangkat, mulai dari smartphone hingga laptop. Bagi banyak pengguna, keduanya terdengar mirip dan kerap disalahpahami sebagai satu kesatuan atau fungsi yang sama. Padahal, meskipun sama-sama merupakan jenis memori dalam sebuah perangkat, RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) memiliki peran, karakteristik, dan fungsi yang sangat berbeda namun saling melengkapi. Memahami perbedaan mendasar antara keduanya adalah langkah penting untuk benar-benar mengerti bagaimana perangkat Anda bekerja, mengapa performanya bisa cepat atau lambat, dan bagaimana Anda bisa membuat keputusan yang lebih cerdas saat membeli atau mengupgrade gadget.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu RAM (Random Access Memory)?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RAM, atau Random Access Memory, adalah jenis memori volatil yang berfungsi sebagai &#8220;meja kerja&#8221; sementara bagi prosesor perangkat Anda. Ketika Anda membuka aplikasi, memutar musik, atau menjelajahi internet, semua data dan instruksi yang sedang aktif digunakan oleh CPU akan dimuat ke dalam RAM. Ini memungkinkan prosesor untuk mengakses data tersebut dengan sangat cepat, jauh lebih cepat daripada mengaksesnya dari penyimpanan jangka panjang seperti SSD atau hard drive.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik utama RAM adalah sifatnya yang volatil. Artinya, begitu daya listrik terputus (misalnya, saat Anda mematikan perangkat), semua data yang tersimpan di RAM akan hilang. Inilah mengapa pekerjaan yang belum disimpan akan hilang jika perangkat mati mendadak. Semakin besar kapasitas RAM pada perangkat Anda, semakin banyak aplikasi atau tugas yang bisa dijalankan secara bersamaan tanpa mengalami penurunan performa atau lag. Ibaratnya, meja kerja yang lebih luas memungkinkan Anda menata lebih banyak buku dan dokumen untuk diakses dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu ROM (Read Only Memory)?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan RAM yang volatil, ROM atau Read Only Memory adalah jenis memori non-volatil yang berfungsi sebagai &#8220;buku panduan&#8221; permanen bagi perangkat Anda. ROM menyimpan instruksi-instruksi esensial yang sangat penting untuk proses booting (penyalaan) dan operasi dasar perangkat. Contoh paling umum adalah firmware atau BIOS (Basic Input\/Output System) pada komputer, atau bootloader pada smartphone.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data yang tersimpan di ROM tidak dapat diubah atau dihapus dengan mudah oleh pengguna biasa, dan tidak akan hilang meskipun perangkat dimatikan. Nama &#8220;Read Only&#8221; menunjukkan bahwa data ini utamanya hanya bisa dibaca, bukan ditulis ulang secara bebas. ROM memastikan bahwa perangkat Anda selalu tahu bagaimana cara memulai, memeriksa komponen hardware, dan memuat sistem operasi setiap kali dinyalakan. Tanpa ROM, perangkat tidak akan tahu bagaimana cara memulai dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Utama RAM dan ROM<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar lebih mudah memahami, mari kita rangkum perbedaan utama antara RAM dan ROM:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sifat Data:<\/strong> RAM adalah memori volatil (data hilang saat daya mati), sedangkan ROM adalah memori non-volatil (data tetap tersimpan meskipun daya mati).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Fungsi Utama:<\/strong> RAM berfungsi sebagai area kerja sementara untuk data yang sedang aktif diproses, mendukung multitasking dan kecepatan aplikasi. ROM berfungsi menyimpan instruksi permanen yang diperlukan untuk booting dan operasi dasar perangkat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kecepatan:<\/strong> RAM jauh lebih cepat dalam hal membaca dan menulis data yang sering berubah. ROM umumnya lebih cepat untuk membaca instruksi awal, tetapi proses penulisan datanya (jika memungkinkan) jauh lebih lambat dan jarang dilakukan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kapasitas:<\/strong> RAM biasanya memiliki kapasitas yang jauh lebih besar (misalnya 4GB, 8GB, 16GB ke atas) dibandingkan ROM (biasanya dalam megabyte, seperti 4MB, 8MB untuk firmware). Jangan samakan ROM dengan penyimpanan internal seperti 128GB\/256GB yang sering disebut di smartphone, itu adalah penyimpanan data (flash storage), bukan ROM murni.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Fleksibilitas:<\/strong> Data di RAM dapat ditulis dan dihapus berkali-kali dengan cepat. Data di ROM dimaksudkan untuk tidak diubah dan hanya dibaca.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Contoh:<\/strong> RAM digunakan saat Anda menjalankan aplikasi, browsing, atau bermain game. ROM digunakan untuk menyimpan BIOS, UEFI, atau firmware dasar perangkat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Memahami Perbedaan Ini Penting?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami perbedaan antara RAM dan ROM bukan hanya sekadar pengetahuan teknis, tetapi juga sangat praktis. Ketika Anda ingin membeli perangkat baru, mengetahui bahwa &#8220;RAM 8GB&#8221; berarti perangkat akan lebih baik dalam menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan, sementara &#8220;Penyimpanan Internal 128GB&#8221; (yang sering dikira ROM) berarti Anda memiliki lebih banyak ruang untuk menyimpan foto, video, dan aplikasi. Ini membantu Anda membuat pilihan yang tepat sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda merasa perangkat Anda lambat saat multitasking atau membuka banyak tab browser, kemungkinan besar Anda memerlukan lebih banyak RAM. Namun, jika perangkat Anda tidak bisa menyala atau mengalami masalah saat booting, masalahnya mungkin terletak pada ROM atau firmware dasar. Untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang komponen perangkat keras komputer, Anda bisa membaca sumber daya eksternal seperti artikel di <a href=\"https:\/\/www.techopedia.com\/definition\/24719\/computer-memory\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Techopedia<\/a> yang menjelaskan berbagai jenis memori komputer.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Singkatnya, RAM dan ROM adalah dua jenis memori krusial yang memiliki peran berbeda namun sama-sama vital dalam operasi perangkat elektronik modern. RAM adalah memori kerja jangka pendek yang cepat dan volatil, memungkinkan perangkat Anda menjalankan banyak tugas secara efisien. ROM adalah memori jangka panjang yang non-volatil, menyimpan instruksi fundamental yang diperlukan untuk memulai dan menjalankan perangkat. Keduanya bekerja sama untuk memastikan perangkat Anda berfungsi dengan lancar, dan memahami perbedaan mereka akan memberdayakan Anda sebagai pengguna untuk membuat keputusan yang lebih baik tentang bagaimana Anda berinteraksi dengan teknologi Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia teknologi yang serba cepat, istilah-istilah seperti RAM dan ROM sering kali bertebaran di spesifikasi perangkat, mulai dari smartphone hingga laptop. Bagi banyak pengguna, keduanya terdengar mirip dan kerap disalahpahami sebagai satu kesatuan atau fungsi yang sama. Padahal, meskipun sama-sama merupakan jenis memori dalam sebuah perangkat, RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":136,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[133,131,129,134,132,130,127,128,135],"class_list":["post-135","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-technology","tag-hardware-komputer","tag-kinerja-gadget","tag-memori-komputer","tag-non-volatil","tag-penyimpanan-data","tag-perbedaan-ram-dan-rom","tag-ram","tag-rom","tag-volatil"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan RAM dan ROM<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"(Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) memiliki peran, karakteristik, dan fungsi yang sangat berbeda namun saling melengkapi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan RAM dan ROM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) memiliki peran, karakteristik, dan fungsi yang sangat berbeda namun saling melengkapi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bisikin Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-15T02:07:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/20251208_111301.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bisikin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bisikin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bisikin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8dcfd41023bccf2b325a88802743bec1\"},\"headline\":\"Perbedaan RAM dan ROM\",\"datePublished\":\"2025-12-15T02:07:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/\"},\"wordCount\":808,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/20251208_111301.jpg\",\"keywords\":[\"Hardware Komputer\",\"Kinerja Gadget\",\"Memori Komputer\",\"Non-Volatil\",\"Penyimpanan Data\",\"Perbedaan RAM dan ROM\",\"RAM\",\"ROM\",\"Volatil\"],\"articleSection\":[\"Technology\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/\",\"name\":\"Perbedaan RAM dan ROM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/20251208_111301.jpg\",\"datePublished\":\"2025-12-15T02:07:00+00:00\",\"description\":\"(Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) memiliki peran, karakteristik, dan fungsi yang sangat berbeda namun saling melengkapi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/20251208_111301.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/20251208_111301.jpg\",\"width\":640,\"height\":360},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/perbedaan-ram-dan-rom\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan RAM dan ROM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bisikin Blog\",\"description\":\"Tempat bisik-bisik info dan hal menarik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bisikin Blog\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/cropped-favicon-96x96-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/cropped-favicon-96x96-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Bisikin Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8dcfd41023bccf2b325a88802743bec1\",\"name\":\"Bisikin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1c589ff81c31e47e88f6371f3d1a4e597f6592da605c7d1a0074f703f0d38fd8?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1c589ff81c31e47e88f6371f3d1a4e597f6592da605c7d1a0074f703f0d38fd8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1c589ff81c31e47e88f6371f3d1a4e597f6592da605c7d1a0074f703f0d38fd8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bisikin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/bisikin.net\\\/blog\\\/author\\\/bisikin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan RAM dan ROM","description":"(Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) memiliki peran, karakteristik, dan fungsi yang sangat berbeda namun saling melengkapi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan RAM dan ROM","og_description":"(Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) memiliki peran, karakteristik, dan fungsi yang sangat berbeda namun saling melengkapi.","og_url":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/","og_site_name":"Bisikin Blog","article_published_time":"2025-12-15T02:07:00+00:00","og_image":[{"width":640,"height":360,"url":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/20251208_111301.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bisikin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bisikin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/"},"author":{"name":"Bisikin","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#\/schema\/person\/8dcfd41023bccf2b325a88802743bec1"},"headline":"Perbedaan RAM dan ROM","datePublished":"2025-12-15T02:07:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/"},"wordCount":808,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/20251208_111301.jpg","keywords":["Hardware Komputer","Kinerja Gadget","Memori Komputer","Non-Volatil","Penyimpanan Data","Perbedaan RAM dan ROM","RAM","ROM","Volatil"],"articleSection":["Technology"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/","url":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/","name":"Perbedaan RAM dan ROM","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/20251208_111301.jpg","datePublished":"2025-12-15T02:07:00+00:00","description":"(Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) memiliki peran, karakteristik, dan fungsi yang sangat berbeda namun saling melengkapi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/#primaryimage","url":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/20251208_111301.jpg","contentUrl":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/20251208_111301.jpg","width":640,"height":360},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/perbedaan-ram-dan-rom\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan RAM dan ROM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#website","url":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/","name":"Bisikin Blog","description":"Tempat bisik-bisik info dan hal menarik","publisher":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#organization","name":"Bisikin Blog","url":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/cropped-favicon-96x96-1.png","contentUrl":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/cropped-favicon-96x96-1.png","width":512,"height":512,"caption":"Bisikin Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/#\/schema\/person\/8dcfd41023bccf2b325a88802743bec1","name":"Bisikin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c589ff81c31e47e88f6371f3d1a4e597f6592da605c7d1a0074f703f0d38fd8?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c589ff81c31e47e88f6371f3d1a4e597f6592da605c7d1a0074f703f0d38fd8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c589ff81c31e47e88f6371f3d1a4e597f6592da605c7d1a0074f703f0d38fd8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bisikin"},"sameAs":["https:\/\/bisikin.net\/blog"],"url":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/author\/bisikin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=135"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":137,"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135\/revisions\/137"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisikin.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}